CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Sunday, March 21, 2010

Tak kan pernah ada

Dia memang hanya dia
Ku selalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku selalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derap denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Benar dia, benar hanya dia
Ku selalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Ku ingin kau selalu di pikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain
Hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Masih belum selesai

kenapa manusia tak habis2 dengan mulut longkang dan fitnah? Ingatkan dah selesai semuanya. Tapi si meroyan2 masih lagi kelurkan 'fakta2' yang diputar belit. Bercakap tentang agama bukan main. Tapi diri sendiri pun banyak tak betulnya. Insaf la...jangan depan sesetengah orang, kita nak tunjuk baik, sopan etc..tapi perangai sebenar macam hantu.

Saturday, March 6, 2010

aku punya dia

aku ingin lari sejauh mungkin,
aku ingin terbang setinggi mungkin,
aku ingin laungkan pada dunia,
bahawa aku punya dia.

Friday, March 5, 2010

We're 6-Months old now!

Alhamdulillah, esok genap 6 bulan bersama 'dia'. Semoga hubungan dirahmati dan diberkati, semoga ditemuka n jodoh, dipanjangkan jodoh ke akhir usia.Insya'allah...amin.

Mohd Shazrin & Nur Umaira
060310

150 Juta (dedicate this to sayang)


Untuk kali keseratus lima puluh juta
Mereka tanyakan engkau soalan yang sama
“Eh kenapa kau masih lagi mahukan dia?”
“Apa kau buta, apa kau pura-pura suka”
Di seratus lima puluh juta kali itu
Di depan semua engkau tarik tangan aku
Yang sedang buat muka kosong tak ambil tahu
Sambil ketawa engkau bilang satu per satu
“Dia mungkin bengis seperti singa”
“Tapi dia nangis tonton cerita Korea”
“Dia mungkin keras bila bersuara”
“Tapi dia jelas, jujur apa adanya”
“Aku lagi kenal dia”
Dah lebih seratus lima puluh juta kali
Aku pesan padamu apa yang bakal jadi
Engkau dan aku ada mungkin tidak serasi
Engkau sangat manis, aku ini pula dawai besi
Di setiap seratus lima puluh jutanya
Aku pun dalam hati semacam tak percaya
Apa kau lihat pada aku jujurkan saja
Terus kau cubit dagu aku, sambil berkata
“Saya mungkin baran tak kira masa”
“Tapi saya tahan kalau yang salah saya”
“Saya mungkin saja keras kepala”
“Tapi saya manja bila kita berdua”
“Saya kenal sayang saya”
Buat apa dicerita
Bahagia kita rasa
Biar tak dipercaya
Peduli orang kata
Baju ronyok tak apa
Asal pakai selesa
Berkilau tak bermakna
Kalau hati tak ada
Aku lebih bengis dari sang naga
Tapi bisa nangis semata demi cinta
Suaraku keras tak berbahasa
Kerna aku rimas gedik mengada-ngada
Aku mudah baran tidak semena
Mana boleh tahan angin cemburu buta
Dan aku sengaja tunjuk keras kepala
Aku punya manja, kau saja boleh rasa
Rahsia kita berdua..